April 22, 2024
slot online

OKEPLAY777-Las Vegas, juga dikenal sebagai “Ibu Kota Hiburan Dunia”, adalah sebuah kota yang terletak di Gurun Mojave di Nevada, Amerika Serikat. Selama bertahun-tahun, itu telah menjadi simbol kelebihan, kemewahan, dan hedonisme, menarik jutaan pengunjung dari seluruh dunia. Namun, sejarah Las Vegas tidak semewah citranya saat ini. Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat sejarah Las Vegas, dari permulaannya yang sederhana hingga kemunculannya sebagai pusat pariwisata global.

Tahun-Tahun Awal

Las Vegas awalnya dihuni oleh suku Indian Paiute Selatan, yang telah tinggal di daerah tersebut selama ribuan tahun. Orang Eropa pertama yang mengunjungi daerah itu adalah penjelajah Spanyol pada tahun 1700-an, diikuti oleh pedagang, penjebak, dan perintis pada tahun 1800-an. Namun, baru pada tahun 1900-an Las Vegas mulai terbentuk sebagai kota.

Kota ini didirikan pada tahun 1905, ketika Union Pacific Railroad mengumumkan akan membangun jalur rel antara Salt Lake City dan Los Angeles. Perusahaan kereta api membeli tanah di daerah tersebut dan mulai menjual kavling kepada pengembang, yang membangun rumah, hotel, dan bisnis. Kota itu dinamai Las Vegas, yang berarti “padang rumput” dalam bahasa Spanyol, karena tanaman hijau subur yang mengelilinginya.

Pada tahun-tahun awal, Las Vegas adalah kota kecil yang tenang dengan populasi sekitar 1.000 orang. Namun, tidak lama kemudian kota ini mulai menarik pengunjung, berkat iklimnya yang sejuk dan lingkungan sekitar yang indah. Hotel pertama, Hotel Nevada (sekarang Golden Gate Hotel and Casino), dibangun pada tahun 1906, dan segera setelah itu, lebih banyak hotel dan kasino menyusul.

Massa dan Zaman Keemasan

Tahun 1930-an dan 1940-an menandai masa keemasan Las Vegas, ketika kota ini identik dengan perjudian, kehidupan malam, dan hiburan. Pada saat itulah massa, yang dipimpin oleh gangster terkenal seperti Bugsy Siegel dan Meyer Lansky, menguasai kasino dan hotel kota.

Para mafia melihat Las Vegas sebagai kesempatan untuk menghasilkan banyak uang, dan mereka melakukannya. Mereka membangun kasino mewah, seperti Flamingo, Sands, dan Desert Inn, yang menarik para petinggi dan selebritas dari seluruh dunia. Mereka juga menghadirkan penampil terbaik, termasuk Frank Sinatra, Dean Martin, dan Sammy Davis Jr., yang tampil di lounge legendaris kota.

Terlepas dari pengaruh massa, Las Vegas berkembang pesat, dan pada tahun 1950-an, Las Vegas telah menjadi salah satu kota dengan pertumbuhan tercepat di Amerika Serikat. Populasi kota telah membengkak menjadi lebih dari 50.000 orang, dan perekonomiannya berkembang pesat, berkat jutaan turis yang berduyun-duyun ke kota setiap tahun.

Las Vegas Modern

Tahun 1960-an menandai titik balik dalam sejarah Las Vegas. Pemerintah federal menindak kejahatan terorganisir, dan pengaruh massa di kota mulai berkurang. Pada saat yang sama, citra kota berubah. Itu bukan lagi hanya tempat perjudian dan kehidupan malam, tetapi tujuan ramah keluarga dengan taman hiburan, wahana hiburan, dan atraksi lainnya.

Pada 1990-an dan 2000-an, Las Vegas mengalami transformasi besar-besaran. Kasino dan hotel tua kota digantikan oleh resor besar dan modern, seperti Bellagio, Venetian, dan Wynn. Resor-resor ini tidak hanya menawarkan perjudian dan hiburan tetapi juga akomodasi mewah, santapan lezat, dan belanja.

Hari ini, Las Vegas adalah salah satu tujuan wisata tempat judi slot paling populer di dunia, menarik lebih dari 42 juta pengunjung setiap tahunnya. Perekonomian kota sangat bergantung pada pariwisata, dan resornya menghasilkan miliaran dolar setiap tahunnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *